Pesugihan Gunung Kawi Sedang Viral Saat Ini

Pesugihan Gunung Kawi Sedang Viral Saat Ini

Pesugihan Orang Jawa Bilang Pesugehan Pengertiannya Adalah Suatu Cara Untuk Mendapatkan Harga Kekeayaan Secara Cepat Ataun Instan. Pada Saat Ini Telah Terkenal Dengan Nama Pesugihan Gunung Kawi Yang Sedang Viral Di Dunia Nyata Ataupun Internet. Gunung Kawi Berada Dan Terletak Di Jawa Timur Kota Malang Yang Terkenal Dengan Pemandangan Luas Dan Panorama Sangat Indah. Namun Apakah Benar Fakta Atau Mitos Tentang Pesugihan Yang Berada Di Lereng Gunung Tersebut.

Pada Kesempatan Ini Kami Akan Menjelaskan Beberapa Kepercayaan Tentang Pesugihan Gunung Kawi. Pada Artikel Website Ciriobatasli.com Kami Mencoba Menulis Artikel Ini Dengan Mengambil Berdasarkan Dari Beberapa Sumber Tentang Pesugihan Gunung Kawi Dan Ritualnya. Oleh Sebab Itu Anda Bersedia Membaca Artikel Kami Sampai Selesai.

Bagi Para Pendaki Dan Wisatawan Lokal Atau Mancanegara Gunung Kawi Merupakan Salah Satu Pegunungan Yang Indah Di Indonesia. Namun Di Mata Mereka Yang Mencari Pesugihan Gunung Kawi Adalah Tempat Pesugihan Yang Paling Terkenal Di Indonesia. Gunung Kawi Memiliki Kisah Yang Sangat Menyeramkan Tentang Pesugihan Dengan Tumbal Yang Tidak Tanggung – Tanggung Adalah Nyawa. Sangat Tragis Bukan? Sebab Itulah Kami Sangat Tertarik Membuat Artikel Ini.

Pesugihan Gunung Kawi Sedang Viral Saat Ini
Pesugihan Gunung Kawi Sedang Viral Saat Ini

Kisah Pesugihan Gunung Kawi

Salah Satu Misteri Kisah Paling Viral Tentang Gunung Kawi Adalah Ritual Pesugihan Atau Ritual Mendatangkan Kekayaan Dengan Bantuan Raja Jin. Banyak Kalangan Masyarakan Nusantara Yang Penasaran Tentang Kisah Pesugihan Gunung Kawi. Terutama Mereka Yang Mengalami Kesusahan Dalam Masalah Ekonomi Keuangan, Gaya Hidup Dan Kurang Kepuasan Untuk Menjadi Orang Kaya Raya Sehingga Terlepas Dari Kemiskinan.

Pada Setiap Tahun Tidak Sedikit Orang Berkunjung Untuk Mendaki Gunung Kawi, Mereka Membawa Bermacam – macam Tujuan Salah Satunya Mencari Atau Untuk Mendapatkan Pesugihan. Dengan Melakukan Beberapa Ritual Berharap Datangnya Kekayaan Dengan Jalan Pintas Dengan Memuja Penguasa Goib Gunung Kawi.

Dari Kisah Yang Beredar Konon Katanya Pada Hari Senin Legi Dan Tanggal 12 Suro Di Bulan Jawa Sangat Banyak Sekali Berziarah Untuk melakukan Ritual Pesugihan Di Gunung Kawi. Kedua Hari Tersebut Merupakan memperingati wafatnya Eyang Juga ( Kyai Zakaria II ) & Eyang Sujo ( Raden Mas Iman Sudjono ). Mereka Adalah Pembantu Dari Pangeran Diponegoro Di Jaman Dahulu. Konon Katanya Di Hari Waktu Itu, dapat menjadi hari keluarnya khodam pesugihan di Gunung Kawi.

Baca Juga :

Ritual Pesugihan Gunung Kawi Di Jawa Timur

Sebelum Melakukan Beberapa Ritual Bertapa Brata, Orang Yang Mencari Kekayaan Di Sana Sebelumnya Di Wajibkan Untuk Mandi Dan Bersuci. Selain Itu Mereka Di Sumpah / Di Janjian Untuk Di Wajibkan Bisa Memenuhi Memberikan Tumbal Nyawa Kepada Penguasa Gunung. Setelah Itu Sang Juru Kunci Gunung Kawi Akan Menuntun Melakukan Ritual tapa Sebagai Proses Ritual Pesugihan Berikutnya.

Tapa Brata Ritual Pesugihan Gunung Kawi dilakukan dengan cara duduk bersila di bawah pohon dewandaru. Pohon termasuk jenis cereme Belanda ini biasa disebut sebagai shian-to atau pohon dewa oleh orang-orang Tionghoa. Dengan beralaskan daun pisang Selama melakukan tapa brata Tersebut, mereka tidak di perbolehkan Untuk Makan, minum ataupun buang air.

Semedi Per Tapa’an Akan Berakhir Bila Mana Dihampiri Selembar Daun Dewandaru Yang Gugur Dan Jatuh Diatas Tubuh Orang Yang Mencari Pesugehan. Dengan Gugurnya Daun Pada Pohon Kramat Tersebut Merupakan Tanda Persetujuan Oleh Penguasa Gunung Kawi. Begitu Sebaliknya, Sedangkan Apabila Dalam 3 Hari Daun Tidak Gugur Artinya Pesugihan Mereka Di Tolak.

Kunci Dari Pesugihan Gunung Kawi Terdapat Pada Daun Dewandaru. Setelah Selesai Melakukan Maka Daun Tersebut Harus Di Bawa Pulang. Si Pencari Pesugihan Harus Menjaga Baik – Baik Daun Dewandaru Tersebut, Karena Daun Itulah Yang akan Mendatangkan Uang. Daun dewandaru yang disimpannya dalam bantal akan membantu melariskan dagangan toko. menambahkan uang secara gaib ke dalam laci penyimpanan uang, dan membantu melancarkan usaha tersebut secara spiritual.

Tumbal Pesugihan Gunung Kawi

Setelah beberapa Waktu Mengalami Peningkatan Dalam Usaha Dan Masalah Keungan Di Saat Itulah Mereka Wajib Menyerahkan Tumbal. Tumbal Yang Di Minta Adalah Seseorang Yang Masih Sedarah Dari Yang Mendapatkan Pesugihan Gunung Kawi. Setiap tahun tumbal harus diberikan melalui ritual tertentu. Seorang yang ditunjuk menjadi tumbal biasanya akan mati secara mendadak tanpa diduga-duga.

Hukum Pesugihan Menurut Ajaran Pandangan Agama Islam

Dosa seorang pembunuh, pezina, durhaka kepada orang tua, Dan macam-macam dosa besar lainnya. Masih besar dosanya seorang yang syirik kepada Allah. Orang yang syirik disebut juga musyrik Salah Satunya Adalah Pesugihan. Dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 72 Di Jelaskan

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ۖ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۖ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.

Dalam pesugihan, sudah jelas manusia menyekutukan Allah dengan bangsa gaib seperti jin, setan atau iblis. Bahkan, mereka mengorbankan anggota keluarganya seperti anak untuk dijadikan tumbal. Pengorbanan selain untuk Allah, itu juga bagian dari syirik besar. Pesugihan yang sejati berasal dari Allah. Namun, Allah tidak kemudian mengabulkan berupa kemudahan yang nyata seperti meminta kepada syetan. Allah menghendaki adanya proses, sehingga alam berjalan sesuai dengan sunatullah. Manusia harus berikhtiar, hasilnya diserahkan kepada Allah.

“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada dalam dirinya mereka.” Dalil ini yang dinamakan proses alam, sunatullah, dan ikhtiar.

Demikian Artikel Kami Tentang “Pesugihan Gunung Kawi Sedang Viral Saat Ini” Semoga Dengan Membaca Ini Memberikan Manfaat Dan Jauhilah Hal – hal Yang Di Larang Agama, Terutama Musrik. Jangan Lupa Bagikan Artikel Kami Melalui Akun Media Sosial Anda. Cukup Sekian Dari Kami Mengucapkan Banyak Terimakasih, Salam Ciriobatasli.com

Pesugihan, Pesugihan Gunung Kawi, Kisah Gunung Kawi, Juru Kunci Gunung Kawi, Ritual Gunung Kawi, Tumbal Gunung Kawi, Tempat Pesugihan

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yuk Bagikan
%d blogger menyukai ini: