Gejala Penyebab Penyakit Difteri Pada Anak

Gejala Penyebab Penyakit Difteri Pada Anak

Disini Kami Akan Menjelaskan Tentang Beberapa Gejala Terutama Di Usia Dini Yang Dialami Pada Anak Terhadapat Penyebab Penyakit Difteri. Difteri Merupakan Infeksi Yang Disebabkan Oleh Bateri Corynebacterium Diphteriae Yang Pada Umumnya Dapat Menyerang Hidung Dan Ternggorokan Begitu Juga Bisa Terjadi Pada Kulit. Penyakit Difteri Pada Anak Ini Bisa Menular Dan Termasuk Infeksi Dalam Kategori Serius Yang Bisa Mengakibatkan Kematian. Maka Dari Itu Anda Harus Berhati – Hati Mengetahui Gejala Penyebab Penyakit Dan Cara Mengobati Difteri Pada Anak, Supaya Segera Tertangani Lebih Cepat.

Usia Anak Di Bawah 10 Tahun Sangat Mudah Sekali Terserang Difteri. Penularan Penyebab Penyakit Difteri Ini Disebarkan Oleh Menghirup Cairan Dari Mulut dan Hidung. Kabar Terbaru Korban Penyakit Difteri Pada Anak Terjadi Beberapa Hari Lalu Di Bulan Desember 2017 Satu Pasien Dikabarkan Meninggal Dunia. Anak Di Usia Dini Rahmat Alfian Asal Sukabumi Telah Meninggal Dunia Setelah Menjalani Perawatan 3 Hari Di Rumah Sakit.

Gejala Penyebab Penyakit Difteri Pada Anak

Tanda Gejala Yang Dialami Rahman Alfian ” Terjadinya Pembengkakan Pada Leher Yang Dikira Hanya Panas Dalam” Menurut Orang Tuanya. Menurut World Health Organization (WHO) Pada Tahun 2016 Dari 3000 Lebih Orang Menderita Diteri Dan 100 Lebih Diantaranya meninggal Dunia. Bahkan Hampir Dari 80 % Orang Yang Mengalami Infeksi Penyakit Difteri Tidak Pernah Melakukan ( Memiliki ) Imunisasi Difteri Secara Lengkap.

Baca Juga :
Cara Pria Kuat Tahan Lama Wajib Dilakukan
Meningkatkan Ukuran Penis Menggunakan Herbal
Cara Membangkitkan Gairah Seksual Suami

Penyakit Difteri Pada Anak Bisa Di Cegah Dengan Imunisasi Vaksin Dan Obat Antibiotik Yang Merupakan Termasuk Salah Satu Imunisasi Wajib Di Indonesia. Imunisasi Yang Diberikan Untuk Mencegah Difteri Dikombinasikan Dengan Batuk Rejan Dan Anti Titanus Yang Biasanya Di Sebut Imuniasi DTP. Sebelum Balita Berusia 1 Tahun Di Wajibkan Mendaptkan 3 Kali Sunatikan Imunisasi DTP. Jumlah Korban Penyakit Difteri Pada Anak Pada Tahun 2017 Saat Ini. Hal Ini Merupakan Cara Pencegahan Terjadinya Penyakit Difteri Pada Anak.

Gejala Penyebab Penyakit Difteri

Pada Umumnya Gejala Dari Peyakit Difteri Pada Anak Dirasakan Dalam Waktu 3-5 Hari Setelah Terserang Bakteri Corynebacterium Diphteriae. Ciri Gejala Muncul Sangat Bermacam – Macam, Diantaranya Adalaha :

  1. Mengalami Pembengkakan Tipis Yang Berwarna Abu – Abu Pada Tenggorokan.
  2. Selama 3-5 Hari Mengalami Demam Dan menggigil.
  3. Merasakan Sakit Tenggorokan Dan Suara Serak.
  4. Biasanya Mengalami Kesulitan Untuk Bernafas
  5. Wajah Lelah Dan Badan Lemas.
  6. Mengalami Pilek Yang Berawal Berbentuk Cair Kemudian Lama – Kelamaan Menjadi Kental Dan Tekadang Juga Bercampur Darah.

Apabila Anak Atau Anda Mengalami Gejala Di Atas Segeralah Lakukan Tindakan Untuk Menemui Dokter Atau Pergi Ke Rumah Sakit Segera. Karena Penyebab Peyakit Difteri Ini Dapat Merenggut Jiwa. Jika Mana Seseorang Diduga Secara Kuat Mengalami Penularan Difteri, Dokter Segera Akan Mengambil Tindakan Dengan Melalui Test Laboratorium Dan Pengobatan. Obat Yang Di Berikan Ada 2 Jenis Yaitu Antibiotik Dan Antitoksin.

Cara Mengobati Difteri Pada Anak

Gambar Penyakit Difteri Pada Anak

Obat AntiBiotik Untuk Difteri Biasanya Yang Diberikan Untuk Membunuh Bakteri Dan Menyembuhkan Infeksi. Dosis Yang Digunakan Tergantung Seberapa Parahnya Penyakit Tersebut Dialami Oleh Penderita Difteri. Biasanya Penderita Difteri Akan Di Rawat Inap Selama 2 Hari Dengan Tujuan Untuk Mengetahui Perkembangan Setelah Diberikan Obat Antibiotik Tersebut. Namun Tetapi Dengan Anjuran Dokter Penyandang Difteri Harus Mengkonsumsi Obat Antibiotik Selama 2 Minggu Lamanya.

Selanjutnya Penderita Akan Menjalani Test Laboratorium Untuk Melihat Apa Masih Ada Atau Tidak Bekteri Yang Mengalir Dalam Darah. Jika Bakteri Difteri Tersebut Masih Ada, Maka Dokter Akan Memberikan Obat Antibiotik Lagi Untuk Di Konsumsi Selama 10 Hari. Tujuan Memberikan Obat Anti Biotik Untuk Difteri Adalah Supaya menetralisasi toksin Dan Racun Yang Menyerang Pada Tubuh.

Demikianlah Artikel Kami Tentang ” Gejala Penyebab Penyakit Difteri Pada Anak ” Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua. Jangan Lupa Bagikan Artikel Ini, Sebagaimana Informasi Penting Tentang Kesehatan Kaluarga. Dari Kami Ucapkan Banyak Terimakasih, Salam Ciriobatasli.com

Pada Umumnya, difteri dapat dicegah melalui vaksinasi. Bayi, kanak-kanak, remaja, dan orang dewasa yang tidak mempunyai cukup pelalian memerlukan suntikan kekebalan setiap 10 tahun.

Comments

comments

Satu tanggapan untuk “Gejala Penyebab Penyakit Difteri Pada Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *